Rabu, 20 Januari 2010

JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI (UNJANI)
Sekretariat Jl Terusan Jend. Sudirman PO.BOX 148 Cimahi, Telp (022) 6631556 email: ktiunjani@gmail.com



UJIAN AKHIR SEMESTER
TEKNOLOGI INFORMASI

Nama : Retno Diyah Utari
NIM : 3212091001 / Ekstensi
E-mail : eno.ganeca@gmail.com
Blog : eno.ganeca.blogspot.com


Topik : Pengaruh Kuliah Teknologi Informasi terhadap diri anda selama mengikuti perkuliahan TI

Judul : Dunia Ternyata Luas Banget




Assalamualaikum…
Selama hampir 6 bulan saya mengikuti perkuliahan Teknologi Informatika di kampus Unjani tercinta, manfaat yang dirasakan sangatlah banyak, baik mengenai pergaulan dengan teman juga sampai perubahan pandangan dan cara menilai sesuatu selalu dengan informasi yang benar.
Saya sekarang sangat ingin mengetahui berita-berita terbaru dan merasa tidak mau ketinggalan informasi. Berbeda dengan dulu saya jarang meng-update berita apapun dan lebih terkesan cuek. Cuek terhadap segala bentuk informasi mulai dari pergaulan teman-teman lama, cuek terhadap berita dan ilmu-ilmu baru, dan merasa bahwa informasi alakadarnya yang saya peroleh sudah cukup.
Saya sekarang telah sadar bahwa kebiasaan tersebut membuat saya kehilangan banyak moment dan banyak teman. Maksud kehilangan disini adalah hubungan baik, keakraban, kehangatan, dan intinya silaturahmi dengan dunia luar selain keluarga. Dulu silaturahmi dengan dunia luar terasa hilang sedikit demi sedikit. Sekarang saya sadar bahwa manusia yang tertinggal ilmu dan informasi sangat dekat dengan kebodohan, dan kebodohan sangat dekat dengan kemiskinan. Saya sadar bahwa dalam pergaulan kita harus lebih banyak tau segala macam informasi, karena insyaallah sangat besar manfaatnya bagi diri saya sendiri
Saya sekarang mulai aktif di facebook lagi, tidak hanya sekedar membaca status teman, tapi meng-update status saya sendiri. Mulai sering mengomentari status teman-teman saya, yang meskipun tidak terlalu penting namun hal ini dapat menghangatkan pertemanan dan memperkuat silaturahmi tanpa mempermasalahkan jarak dan waktu.
Saya sekarang sudah mulai menggunakan fasilitas video call yang ada di handphone saya, padahal dari pertama saya membeli handphone itu sama sekali saya tidak tertarik untuk menggunakan nya mungkin karena takut mahal. Tapi sekarang saya sudah menggunakannya untuk bertatap muka dengan nenek saya di jawa, dengan teman-teman saya di Kalimantan, aceh, sibolga, bali, dan Makassar. Teknologi menembus ruang dan waktu dunia terasa sempit.
Saya sekarang sudah mempunyai blog meskipun isinya belum seperti blog-blog yang sekarang sudah ada, tapi saya merasa puas karena apa yang saya fikirkan bisa saya tulis di blog saya itu. Isinya selain tugas-tugas dari dosen Teknologi Informasi ya apapun terserah saya. Bebas merdeka tapi tetap sopan namanya juga mahasiswa harus beretika.
Saya sekarang lebih merasa percaya diri akan dunia luas atas informasi terbaru baik politik, ekonomi, sosial, budaya, hokum dan keamanan Negara kita sendiri maupun luar negri yang bisa menjadikan saya manusia yang lebih cepat tanggap, lebih cepat berfikir dan lebih cepat bertindak. Jangan hanya diam, Dunia ternyata luas ya,…

Senin, 02 November 2009

Cinta Datang Tanpa Permisi

Aku mengenal CINTA bukan dari PERKENALAN,
juga bukan karena SMS NYASAR..

Tetapi ku mengenal CINTA tanpa disadari,
tanpa diingat seperti orang alzheimer,
tanpa disebut seperti kaum cerdas,
tanpa dipanggil seperti orang bersalah,
tanpa menoleh seperti sedang sakit leher,
tanpa menyaut seperti orang tuna wicara,
tanpa menghiraukan seperti pedagang kaki lima,
tanpa peduli seperti para koruptor ,
tanpa perhatian seperti suster kamar anak,
tanpa perasaan sepertu binatang,
tanpa harta seperti fakir,
tanpa tahta seperti rakyat jelata,
tanpa permata seperti maccapagal aroyyo ,
tanpa minyak kasturi seperti bangsawan jazirah,
tanpa menjaga hati seperti sahabat karib,
tanpa menahan senyuman seperti seirang sombong,
tanpa halusnya genggaman seperti sutera ulat bulu,
tanpa nyanyian pulau kelapa seperti para romansa,
tanpa banyak tipu daya dan muslihat seperti para penyihir jahat,
tanpa puasa senin kamis seperti nabiyyullah Daud.as,
tanpa setangkai bunga seperti flamboyan cassanova,
tanpa sekotak cokelat seperti kakak yg adiknya menangis tersedu,
tanpa selantun lagu syair bersahaja dimalam hari sepuitis pujangga cinta...

Tetapi kau lain, kau berbeda, kau tak seperti itu...

CINTA mu sangat sederhana, teramat sangat sederhana..
kau menCINTAIku apa adanya,
hanya ada kata AKU, KAU, dan, CINTA..
Begitu,
Sungguh..
Sederhana......
Ternyata banyak sekali manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kehidupan kita sehari-hari.Misalnya dalam bidang pendidikan. Dengan pendidikan dimungkinkan terjadinya penyebarluasan Teknologi Informasi dan transformasi ilmu pengetahuan untuk sektor-sektor pendidikan. Para siswa yang duduk di bangku sekolah dan mahasiswa juga terbantu dengan adanya internet dalam mengerjakan tugas sekolah atau tugas kuliah. Para mahasiswa dapat mencari bahan skripsi di internet atau para siswa mencari bahan tugas makalahnya di internet. Dengan adanya pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi di sekolah, para siswa dapat belajar dan memanfaatkan TIK dalam kehidupan mereka sehari-hari dengan baik.
Manfaat TIK tidak hanya pada bidang pendidikan saja, tetapi juga pada bidang ekonomi. TIK dapat mendorong usaha kecil dan menengah pedesaan agar dapat mendapatkan nilai lebih serta menggerakan roda perekonomian desa. Bayangkan manfaat yang didapat penduduk desa dalam mencari informasi terbaru tentang benih padi unggul, bibit uggul atau bibit unggul tanaman budidaya lainnya. Peternak juga bisa mengetahui produk unggulan peternakan. Lumayan membantu, kan?

Manfaat TIK lainnya dalam bidang e-education juga ada. Kita sudah mengenal program internet goes to school, community acces point, e-learning, smart campus.
Pemerintah juga harus menyiapkan perangkat peraturan terkait pembatasan kebebasan akses internet. Akses yang terlalu bebas bisa berakibat fatal bagi perkembangan masyarakat, terutama di daerah yang haus akan informasi.
Harus kita sadari, TIK khususnya internet hanyalah merupakan alat bantu saja dan bukan menjadi solusi dalam dunia pendidikan, formal maupun nonformal. Bagaimanapun pendidikan yang bermutu didapat dari para pendidik yang bermutu ditambah dukungan pemerintah dengan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa didik yang diimplementasikan dengan benar dan kreatif.