Senin, 02 November 2009

Cinta Datang Tanpa Permisi

Aku mengenal CINTA bukan dari PERKENALAN,
juga bukan karena SMS NYASAR..

Tetapi ku mengenal CINTA tanpa disadari,
tanpa diingat seperti orang alzheimer,
tanpa disebut seperti kaum cerdas,
tanpa dipanggil seperti orang bersalah,
tanpa menoleh seperti sedang sakit leher,
tanpa menyaut seperti orang tuna wicara,
tanpa menghiraukan seperti pedagang kaki lima,
tanpa peduli seperti para koruptor ,
tanpa perhatian seperti suster kamar anak,
tanpa perasaan sepertu binatang,
tanpa harta seperti fakir,
tanpa tahta seperti rakyat jelata,
tanpa permata seperti maccapagal aroyyo ,
tanpa minyak kasturi seperti bangsawan jazirah,
tanpa menjaga hati seperti sahabat karib,
tanpa menahan senyuman seperti seirang sombong,
tanpa halusnya genggaman seperti sutera ulat bulu,
tanpa nyanyian pulau kelapa seperti para romansa,
tanpa banyak tipu daya dan muslihat seperti para penyihir jahat,
tanpa puasa senin kamis seperti nabiyyullah Daud.as,
tanpa setangkai bunga seperti flamboyan cassanova,
tanpa sekotak cokelat seperti kakak yg adiknya menangis tersedu,
tanpa selantun lagu syair bersahaja dimalam hari sepuitis pujangga cinta...

Tetapi kau lain, kau berbeda, kau tak seperti itu...

CINTA mu sangat sederhana, teramat sangat sederhana..
kau menCINTAIku apa adanya,
hanya ada kata AKU, KAU, dan, CINTA..
Begitu,
Sungguh..
Sederhana......
Ternyata banyak sekali manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kehidupan kita sehari-hari.Misalnya dalam bidang pendidikan. Dengan pendidikan dimungkinkan terjadinya penyebarluasan Teknologi Informasi dan transformasi ilmu pengetahuan untuk sektor-sektor pendidikan. Para siswa yang duduk di bangku sekolah dan mahasiswa juga terbantu dengan adanya internet dalam mengerjakan tugas sekolah atau tugas kuliah. Para mahasiswa dapat mencari bahan skripsi di internet atau para siswa mencari bahan tugas makalahnya di internet. Dengan adanya pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi di sekolah, para siswa dapat belajar dan memanfaatkan TIK dalam kehidupan mereka sehari-hari dengan baik.
Manfaat TIK tidak hanya pada bidang pendidikan saja, tetapi juga pada bidang ekonomi. TIK dapat mendorong usaha kecil dan menengah pedesaan agar dapat mendapatkan nilai lebih serta menggerakan roda perekonomian desa. Bayangkan manfaat yang didapat penduduk desa dalam mencari informasi terbaru tentang benih padi unggul, bibit uggul atau bibit unggul tanaman budidaya lainnya. Peternak juga bisa mengetahui produk unggulan peternakan. Lumayan membantu, kan?

Manfaat TIK lainnya dalam bidang e-education juga ada. Kita sudah mengenal program internet goes to school, community acces point, e-learning, smart campus.
Pemerintah juga harus menyiapkan perangkat peraturan terkait pembatasan kebebasan akses internet. Akses yang terlalu bebas bisa berakibat fatal bagi perkembangan masyarakat, terutama di daerah yang haus akan informasi.
Harus kita sadari, TIK khususnya internet hanyalah merupakan alat bantu saja dan bukan menjadi solusi dalam dunia pendidikan, formal maupun nonformal. Bagaimanapun pendidikan yang bermutu didapat dari para pendidik yang bermutu ditambah dukungan pemerintah dengan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa didik yang diimplementasikan dengan benar dan kreatif.